Pemberdayaan Masyarakat adalah suatu tema yang sangat menarik untuk di bahas karena isu ini tidak akan habis di bahas pada saat ini saja tapi terus menerus dalam jangka panjang. Ada hal yang menarik ketika saya mengunjungi di desa cilembu, pemberdayaan msyarakat melalui UMKM dapat menyerap tenaga kerja dari kalangan anak muda sampai pemberdayaan ibu ibu rumah tangga di desa Cilembu. Pengusaha UMKM ubi cilembu selain menciptakan lapangan pekerjaan juga bekerjasama dengan kalangan akademisi dosen pertanian Unpad sehingga dukungan para akademisi dapat meningkatkan produktivitas UMKM ubi cilembu sebaliknya Unpad mengirimkan mahasiswanya untuk magang dan belajar proses produksi ubi cilembu pada perusahaan tersebut. Hasil produksi ubi cilembu yang dijual hanya dalam bentuk mentah. Berdasarkan informasi dri pemilik usaha agribisnis ubi cilembu diketahui bahwa pemasaran produk tidak hanya dalam negeri saja bahkan sampai di ekspor ke luar negeri seprti Malaysia, Singapura, Hongkong, Jepang dan ,Korea. ubi cilembu yang diusahakan pada perusahaan ini tidak hanya bersumber dari kebun sendiri namun juga dari petani petani ubi cilembu yang dijual langsung kepada perusahaan. Untuk dapat diekspor oleh perusahaan ubi cilembu harus melalui perlakuan khusus yaitu pengepakan yaitu dikemas dalam box berbahan plastik dan dilapisi kertas dengan kapasitas 12,5 - 12,7 kg/box serta menggunakan kontainer berpendingin agar mempertahankan kualitasnya sampai ke negara tujuan. Perusahaan dapat mengirimkan produknya 5-8 kontainer setiap bulannya.
Tulisan ini dimuat setelah saya mengunjungi pengusaha dan petani ubi cilembu di bandung bersama dosen fakultas pertanian unpad.
Blogg ini menyediakan berbagai macam materi kuliah, artikel, jurnal agribisnis pertanian, ekonomi, manajemen, menyediakan berbagai macam teori dan program analisis data seperti analisis Path, Regresi, Korelasi, analisis deskriptif seperti Tabel Silang, IPA, analisis pengambilan keputusan atau AHP, analisis SWOT, analisis keuangan NPV, PV, FV, PMT. Menyediakan layanan bimbingan skripsi dan melayani pengolahan data. [Kontak: Darmawanto.agb@gmail.com
Mengenai Saya
- darmawanto uria
- Nama Lengkap : Darmawanto Uria,S.P.,M.Si//Jabatan Fungsional : Asisten Ahli (ASA)/Pekerjaan: Dosen, Peneliti dan Penulis//Lulusan yang Telah Dihasilkan : S1 Pertanian//Alamat Rumah : Jl. Biring Romang Lr 3 No. 18C Makassar//Kewarganegaraan Indonesia//Email;Darmawanto.agb@gmail.com//RIWAYAT PENDIDIKAN: 2012 - 2015 :Magister Sains (AGRIBISNIS) Universitas Hasanuddin Makassar, 2004 - 2009 :Sarjana Pertanian (SOSEK) Universitas Sam Ratulangi Manado I
Sabtu, 21 Januari 2017
Pemberdayaan masyarakat pada UMKM ubi cilembu
Kamis, 19 Januari 2017
Path Analysis
Path Analysis
Langkah-langkah dalam menguji
analisis path adalah sebagai berikut (Riduwan & Engkos Achmad Kuncoro,
2012) :
(a) Merumuskan
hipotesis dan persamaan struktural.
(b) Menghitung
koefesien jalur yang didasarkan pada koefesien regresi.
Gambarkan diagram jalur lengkap,
tentukan sub-sub strukturnya dan rumuskan persamaan strukturnya yang sesuai
hipotesis yang diajukan.
(c) Menghitung
koefesien jalur secara simultan (keseluruhan)
Kaidah pengujian signifikan secara
manual: menggunakan Tabel F.
F= (n – k – 1 )R2yxk
K (1 – R 2 yxk)
Jika Fhitung > Ftabel,
maka tolak H0 artinya siginifikan
Fhitung > Ftabel, maka terima H0 artinya tidak siginifikan
taraf signifikan 0.05.
Kaidah pengujian
signifikansi: Program SPSS
1. Jika
nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas Sig
atau (0,05 ≤ Sig), maka H0 diterima dan Ha ditolak,
artinya tidak signifikan
2. Jika
nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig
atau (0,05 ≥ Sig) maka H0 ditolak dan Ha diterima,
artinya Signifikan.
(d) Menghitung
koefesien jalur secara individu
Hipotesis penelitian yang akan diuji
dirumuskan menjadi hipotesis statistic berikut:
Ha: ρyx1 > 0
Ha: ρyx1 = 0
Secara
individual uji statistic yang digunakan adalah uji t yang dihitung dengan
rumus (Schumacker & Lomax, 1996:44.
Kusnendi, 2005 :12)
ρk
seρk
(e) Meringkas dan menyimpulkan
Analisis AHP (Analytic Hierarchy Process)
Analisis AHP (Analytic Hierarchy Process)
Analisis AHP
Langkah-Langkah penggunaan metode AHP sebagai suatu alat
untuk memecahkan persoalan menurut Saaty (1993) adalah sebagai berikut :
a.
Mendefinisikan
persoalan dan merinci pemecahan persoalan yang diinginkan.
b.
Membuat struktur
hirarki dari sudut pandang manajemen secara menyeluruh. Berikut
bentuk hirarki yang digunakan dalam penelitian ini.
c.
Menyusun matriks
banding berpasangan.
d. Mendapatkan semua
pertimbangan yang diperlukan untuk mengembangkan perangkat matriks pada
langkah C.
Tabel 3. Nilai skala perbandingan berpasangan
Nilai
Skala
|
Penjelasan
|
1
|
Kedua elemen sama pentingnya
|
3
|
Elemen yang satu sedikit lebih
penting dari pada elemen lainnya
|
5
|
Elemen yang satu sangat penting
daripada elemen lainna
|
7
|
Satu elemen jelas lebih penting
daripada elemen lainnya
|
9
|
Satu elemen mutlak lebih penting
daripada elemen lainnya
|
2,4,6
dan 8
|
Nilai-nilai diantara dua
pertimbangan ang berdekatan
|
Sumber:
Saaty, 2003
e.
Memasukkan nilai-nilai
kebalikannya beserta bilangan 1 sepanjang diagonal utama. Angka 1 sampai 9 digunakan bila F, lebih
mendominasi atau mempengaruhi sifat fokus puncak hirarki (x) dibandingkan
dengan F, namun bila F kurang mendominasi atau kurang mempengaruhi sifat x
dibandingkan F, maka digunakan angka kebalikannya.
f. Melaksanakan langkah 3,
4 dan 5 untuk semua tingkat dan gugusan dalam hirarki tersebut. Pembandingan dilanjutkan untuk semua elemen
pada setiap tingkat keputusan yang terdapat pada hirarki, berkenaan dengan
kriteria elemen di atasnya.
g.
Mensintesis prioritas untuk
melakukan pembobotan vektor-vektor prioritas.
h. Mengevaluasi
inkonsistensi untuk seluruh hirarki.
untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut, bisa dikonsultasikan melalui blogg saya...
Langganan:
Postingan (Atom)